<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita &#8211; YAYASAN SANCTA MARIA MALANG</title>
	<atom:link href="https://yayasansanctamaria.org/category/berita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://yayasansanctamaria.org</link>
	<description>Jalan Puncak Trikora R2/06 RT 008 RW VII Kelurahan Karang Besuki Kecamatan Sukun Kota Malang Provinsi Jawa Timur Kode Pos 65146</description>
	<lastBuildDate>Sat, 16 May 2026 03:02:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2025/01/logo-YSMM-1-150x150.webp</url>
	<title>Berita &#8211; YAYASAN SANCTA MARIA MALANG</title>
	<link>https://yayasansanctamaria.org</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ziarah Kubur Para Guru dan Karyawan SMAK St. Paulus Jember</title>
		<link>https://yayasansanctamaria.org/2026/05/16/ziarah-kubur-para-guru-dan-karyawan-smak-st-paulus-jember/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin2024]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2026 03:01:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yayasansanctamaria.org/?p=2296</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Ujang Sarwono (Guru Bahasa Indonesia SMAK St. Paulus) Mendoakan insan yang telah berpulang merupakan wujud cinta dan kerinduan kita yang masih berkelana di dunia. Itulah yang dilakukan oleh kepala sekolah, guru, dan karyawan SMAK Santo Paulus pada hari Jumat sore di awal bulan Agustus 2017 yang lalu. Sebuah kegiatan sederhana yang mencoba kembali mengenang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Oleh: Ujang Sarwono (Guru Bahasa Indonesia SMAK St. Paulus)</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="600" height="398" src="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/05/Makam_edit2.jpg" alt="" class="wp-image-2331" srcset="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/05/Makam_edit2.jpg 600w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/05/Makam_edit2-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Mendoakan insan yang telah berpulang merupakan wujud cinta dan kerinduan kita yang masih berkelana di dunia. Itulah yang dilakukan oleh kepala sekolah, guru, dan karyawan SMAK Santo Paulus pada hari Jumat sore di awal bulan Agustus 2017 yang lalu. Sebuah kegiatan sederhana yang mencoba kembali mengenang jasa-jasa para pendahulu di SMAK Santo Paulus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah memarkir kendaraan kami segera menuju makam guru dan karyawan SMAK Santo Paulus. Berbagai rasa bercampur ketika kami mulai memasuki area makam. Terpancar rasa haru dari raut wajah para guru dan karyawan yang pernah mengalami masa-masa mengabdi di SMAK Santo Paulus bersama &nbsp;mereka yang kini terbaring di pemakaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa makam yang kami kunjungi terlihat kurang mendapat perhatian. Banyaknya rumput liar yang tumbuh di badan makam seolah bercerita tentang rasa kepedulian yang terbatas. Bagi kami mendatangi dan berdoa di makam merupakan sebuah bahan refleksi. Jasa dan pengabdian yang pernah terukir di dunia akan tetap harum meski raga telah menyatu dengan tanah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rasa haru kembali muncul tatkala kami memanjatkan doa di depan makam. Namun di lain sisi, kami juga merasa senang bisa “berkenalan” dengan sosok guru dan karyawan lewat cerita dari beberapa rekan guru. Cerita tentang sosok guru yang cerdas, tegas, dan baik hati terus kami dengar sayup-sayup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tertulis nama Fransiscus Xaverius Hurjanto di nisan yang baru saja kami doakan. Lahir pada tanggal 1 April 1937 dan meninggal pada tanggal 30 Oktober 2005. Itulah sosok guru Bahasa Inggris yang pernah mengabdi di SMAK Santo Paulus Jember. “Pak Hur merupakan guru yang sangat kuat dalam mengingat sesuatu. Karena itulah Pak Hur memiliki pengetahuan yang sangat luas,” cerita Pak Yosef.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain mengunjungi dan berdoa di depan&nbsp; makam Pak Hurjanto, kami juga mengunjungi makam Pak J.H. Wiyono, Bapak H.J. Subiantoro, Bapak J.M.V. Marjono, dan Bapak Robertus Soemaji. Kami juga mengunjungi makam Bapak G. Sumarto dan Bapak Suwito. Dua orang terakhir adalah karyawan SMAK Santo Paulus Jember.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Makam Ibu Sri Warih Pujiastuti menjadi makam terakhir yang kami kunjungi. Cukup lama kami mencari makam mantan guru Geografi di SMAK Santo Paulus Jember ini. Nyaris tidak ada yang mampu mengingat letak pasti makam Ibu Warih. Bu Siska, guru Ekonomi yang sudah lebih dari dua puluh tahun mengabdi di SMAK Santo Paulus mencoba mengingat kembali letak pasti makam yang telah sekian lama tidak dikunjungi. Setelah menyusuri sela-sela makam, akhirnya dapat juga kami temukan. Sebuah makam yang rata dengan tanah tanpa penanda dari keramik atau semen. Hanya tulisan Sri Warih P.A. yang sudah mulai memudar terukir di nisan sebagai penanda. Di sinilah juga telah berbaring sosok guru yang pernah menebar ilmu bagi para murid SMAK Santo Paulus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bu Warih merupakan sosok guru dengan etos kerja yang sangat tinggi,” cerita Ibu Fransisca Dinamika. Sedangkan Ibu Rosery Tritantina bercerita bagaimana Ibu Sri Warih merupakan pribadi yang memegang kuat prinsip hidup dan pekerjaan. Meski demikian Ibu Warih dapat menjadi bersahabat bagi siapa saja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tanpa terasa dua keranjang bunga yang kami bawa hanya tinggal beberapa genggam saja. Di makam Ibu Warih inilah kami taburkan dua genggam bunga terakhir sebagai wujud cinta dan rindu yang teramat dalam. Ada cerita yang pernah terbangun bersama mereka. Ada cinta yang pernah saling berbalas dengan mereka. Ada juga rindu yang hanya bisa terobati dengan kenangan dan doa yang coba selalu kami panjatkan kepada mereka yang telah pergi. Senja mulai datang menghampiri pemakaman. Rombongan kepala sekolah, guru, dan karyawan SMAK Santo Paulus berjalan meninggalkan makam. Sungguh menjadi pengalaman berharga bisa mengenang sekaligus mendoakan mereka yang telah pergi. Selamat beristirahat dengan tenang guru kami. Teladan dan jasamu akan terus kami kenang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PEMBINAAN GURU ALVARES</title>
		<link>https://yayasansanctamaria.org/2026/05/12/pembinaan-guru-alvares/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin2024]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 04:04:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yayasansanctamaria.org/?p=2257</guid>

					<description><![CDATA[oleh: Br. Antonius Mungsi, O.Carm. Pada tanggal tanggal 24 April 2017 lalu di aula SMPK Alvares, Paga, Maumere, Flores telah dilaksanakan pembinaan lembaga pendidikan Alvares. Pembinaan yang mengambil tema, Supervisi Pendidikan dalam Meningkatkan Kualitas KBM ini berlangsung mulai jam 08.30 hingga jam 13.00. Hadir sebagai peserta para guru TKK, SMPK, dan SMAK Alvares. Selain dihadiri...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">oleh: Br. Antonius Mungsi, O.Carm.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/05/Pemb.Alvares-copy-1024x683.webp" alt="" class="wp-image-2258" srcset="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/05/Pemb.Alvares-copy-1024x683.webp 1024w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/05/Pemb.Alvares-copy-300x200.webp 300w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/05/Pemb.Alvares-copy-768x512.webp 768w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/05/Pemb.Alvares-copy-1536x1024.webp 1536w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/05/Pemb.Alvares-copy-2048x1365.webp 2048w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/05/Pemb.Alvares-copy-600x400.webp 600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Pada tanggal tanggal 24 April 2017 lalu di aula SMPK Alvares, Paga, Maumere, Flores telah dilaksanakan pembinaan lembaga pendidikan Alvares. Pembinaan yang mengambil tema, <strong>Supervisi Pendidikan dalam Meningkatkan Kualitas KBM</strong> ini berlangsung mulai jam 08.30 hingga jam 13.00. Hadir sebagai peserta para guru TKK, SMPK, dan SMAK Alvares.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain dihadiri oleh Rm. Paskalis Mame, O.Carm. (kepala TK dan SMA), Rm. Benediktus Bani, O.Carm. (kepala SMP), pembinaan ini juga dihadiri oleh pengawas sekolah Kabupaten Maumere, Bp. Markus Dominggus. Dalam kesempatan ini beliau mengungkapkan bahwa kegiatan supervisi pendidikan di wilayah kerjanya memang belum optimal. Maka beliau berharap agar para kepala sekolah, khususnya kepala sekolah lembaga pendidikan Alvares memperhatikan pelaksanaan &nbsp;supervisi pendidikan di sekolah masing-masing dengan baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hadir sebagai pembicara dalam pembinaan ini Br. Antonius Mungsi, O.Carm., M.Pd., Dalam sesinya, sekretaris Yayasan Sancta Maria Malang ini menekankan pentingnya kegiatan supervisi pendidikan yang diturunkan dalam aneka macam bentuk pembinaan guru. Pembinaan ini mendapat sambutan yang baik oleh para peserta. Mereka berharap di lain waktu diadakan pembinaan serupa dengan tema yang berbeda.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kobarkan Semangat Literasi Melalui Bedah Buku</title>
		<link>https://yayasansanctamaria.org/2026/03/27/kobarkan-semangat-literasi-melalui-bedah-buku/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin2024]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2026 03:13:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yayasansanctamaria.org/?p=2185</guid>

					<description><![CDATA[oleh : Bapak Ardi Wina Saputra (Guru Bahasa Indonesia SMAK St. Albertus) Saat Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) dijabat oleh Muhadjir Effendy. Bapak Muhadjir mewacanakan sekolah untuk giat gerakan literasi. Segala hal terkait literasi menjadi begitu penting arena kecakapan literasi merupakan salah satu kecakapan yang dibutuhkan pada abad 21. Prof. Dr. Djoko Saryono, Guru Besar Bahasa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">oleh : Bapak Ardi Wina Saputra (Guru Bahasa Indonesia SMAK St. Albertus)</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/03/kobarkan_Pak-Ardi-1024x683.webp" alt="" class="wp-image-2186" srcset="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/03/kobarkan_Pak-Ardi-1024x683.webp 1024w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/03/kobarkan_Pak-Ardi-300x200.webp 300w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/03/kobarkan_Pak-Ardi-768x512.webp 768w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/03/kobarkan_Pak-Ardi-1536x1024.webp 1536w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/03/kobarkan_Pak-Ardi-2048x1365.webp 2048w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/03/kobarkan_Pak-Ardi-600x400.webp 600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Saat Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) dijabat oleh Muhadjir Effendy. Bapak Muhadjir mewacanakan sekolah untuk giat gerakan literasi. Segala hal terkait literasi menjadi begitu penting arena kecakapan literasi merupakan salah satu kecakapan yang dibutuhkan pada abad 21. Prof. Dr. Djoko Saryono, Guru Besar Bahasa dari Universitas Negeri Malang (UM) mengungkapkan bahwa pada dasarnya terdapat tiga kecakapan yang harus dikembangkan di abad 21. Ketiga kecakapan tersebut adalah kecakapan karakter, kecakapan literasi, dan kecakapan kompetensi. Ketiga kecakapan ini dinilai mampu untuk mencetak generasi penerus bangsa yang kompeten serta kredibel di abad 21.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menanggapi wacana tentang literasi yang begitu gencar tersebut, SMA Katolik St Albertus Malang (SMA Dempo) tidak tinggal diam. Inovasi terus dilakukan demi melayani siswa sesuai dengan tuntutan zaman. Jam membaca yang dilakukan setiap Kamis tetap dijalankan sebagai salah satu bentuk pembiasaan siswa membaca. Namun, itu saja nyatanya belum cukup. Siswa harus diajak berkarya dan berada dalam atmosfer literasi yang nyata. Oleh sebab itu diselenggarakanlah kegiatan bedah buku “Kumpulan Cerita Pendek Aloer Aloer Merah”. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (28/04/2017) tersebut diselenggarakan di perpustakaan SMA Dempo. Pemilihan tempat memang sengaja di perpustakaan, sekaligus mengajak siswa untuk akrab dengan perpustakaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Animo serta minat siswa sungguh luar biasa. Terbukti semua kursi yang berjumlah 180 kursi telah penuh terisi. Bahkan tidak sedikit siswa yang berdiri di belakang, di sela-sela rak buku untuk mengikuti kegiatan bedah buku ini. Buku yang dibedah merupakan buku karya salah satu guru Bahasa Indonesia SMA Dempo yang baru saja terbit pada pertengahan April lalu. Pembedah dalam kegiatan bedah buku itu adalah FX. Domini B.B Hera, peneliti sejarah dari Universitas Gajah Mada (UGM), Enny Dwi Cahyani (guru bahasa Indonesia) dan dimoderatori oleh Gatot Kusudihardjo (guru Matematika). Tujuan dari kegiatan itu sebenarnya adalah mengajak siswa untuk berani berkarya. Setiap Kamis, siswa telah diajak untuk membaca dan inilah momentum yang tepat agar siswa juga diajak untuk menulis. Oleh sebab itu buku yang dibedah adalah buku yang dibuat oleh gurunya sendiri. Tidak mungkin guru menyuruh siswa untuk menulis sedangkan guru tidak berkarya, itulah sebabnya karya yang dihasilkan oleh guru dan siswa harus patut diapresiasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain siswa, kegiatan bedah buku tersebut juga dihadiri oleh para perwakilan dari yayasan seperti Bruder Vianey, O. Carm, Legowo, dan Romo Teguh, O. Carm. Bukan hanya itu, para&nbsp; pegiat literasi Kota Malang pun juga turut hadir. Mulai dari pustakawan Kota Malang, siswa dari sekolah lain, mahasiswa dan dosen dari Universitas Negeri Malang serta Unidha. Atmosfer bedah buku merupakan atmosfer baru bagi siswa. Kegiatan yang notabene hanya ditemui dalam agenda perkuliahan ternyata cocok juga ketika dibawa masuk ke sekolah. Selama kegiatan, para siswa juga tidak sibuk sendiri. Mereka memperhatikan dengan saksama bahkan aktif dalam bertanya. Harapan dari kegiatan ini adalah semoga kelak yang dibedah adalah karya siswa yang sudah dibukukan, guru hanya mengawali saja. Apabila kegiatan ini terwujud, maka hiduplah iklim literasi secara berkesinambungan di SMA Dempo</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SERAH TERIMA JABATAN KEPALA ASRAMA PUTRA SANTO ALBERTUS MALANG</title>
		<link>https://yayasansanctamaria.org/2026/03/14/serah-terima-jabatan-kepala-asrama-putra-santo-albertus-malang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin2024]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2026 01:50:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yayasansanctamaria.org/?p=2147</guid>

					<description><![CDATA[oleh: Rm. Albertus Medyanto, O.Carm (Bendahara Yayasan/Kepala Asrama Putra St. Albertus) Asrama Putra St Albertus Malang sejak tahun 2006 beralamat di Jalan Kurinci no 22 Malang. Di pertengahan tahun 2023 terjadilah masa transisi, perpindahan asrama selama satu tahun ajaran 2023-2024. Warga asrama putra kelas X tinggal di bangunan asrama putra Jalan Kurinci no 22. Sedangkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">oleh: Rm. Albertus Medyanto, O.Carm (Bendahara Yayasan/Kepala Asrama Putra St. Albertus)</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="940" height="626" src="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/03/image-3.png" alt="" class="wp-image-2148" srcset="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/03/image-3.png 940w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/03/image-3-300x200.png 300w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/03/image-3-768x511.png 768w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/03/image-3-600x400.png 600w" sizes="auto, (max-width: 940px) 100vw, 940px" /></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Asrama Putra St Albertus Malang sejak tahun 2006 beralamat di Jalan Kurinci no 22 Malang. Di pertengahan tahun 2023 terjadilah masa transisi, perpindahan asrama selama satu tahun ajaran 2023-2024. Warga asrama putra kelas X tinggal di bangunan asrama putra Jalan Kurinci no 22. Sedangkan kelas XI-XII tinggal di Biara Johannes a St. Samsone Jalang Talang 5. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Asrama Putra Santo Albertus Malang adalah unit karya dari Yayasan Sancta Maria Malang. Asrama sejak 1 Juli 2024 menempati bangunan di Jalan Talang 3-5 Malang. Kedua bangunan ini sebelumnya adalah Provinsialat Ordo Karmel – Biara Karmel St Albertus (Jalan Talang 3) dan Rumah Study para Frater Ordo Karmel S2 &#8211; Pasca Pastoral – Biara Johannes a St. Samsone (Jalan Talang 5).  Di asrama baru ini fasilitas dan sarana prasarana lebih besar dan lengkap. Pendampingan dan aktivitas hidup harian asrama dikelola dengan cara yang baru sesuai dengan kebutuhan zaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Alih generasi kepemimpinan juga terjadi dalam pengelolaan asrama putra. Romo Albertus Medyanto, O.Carm menjabat Kepala Asrama Putra Santo Albertus sejak 1 Juli 2023. Pada tanggal 10 Februari 2026, dilakukan alih generasi dan serah terima jabatan kepala asrama putra. Serah terima jabatan dari Romo Albertus Medyanto, O.Carm kepada kepala asrama baru Romo Ignaius Anang Setia Darmanto, O.Carm. Sejak serah terima tersebut, segala tugas wewenang dan tanggung jawab asrama dinakodai oleh Rm Ignas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Serah terima disaksikan oleh Rm Edison R. L Tinambunan, O.Carm (Provinsial Ordo Karmel dan Pembina Yayasan Sancta Maria Malang), Romo Ignasius Joko Purnomo, O.Carm (Pengawas Yayasan Sancta Maria Malang), Romo Dionysius Kosasih, O.Carm (Ketua Pengurus Yayasan Sancta Maria Malang). Acara ini juga dihadiri oleh warga asrama kelas X-XII dan Pembina Asrama Putra : Romo Antonius Denny Cahyo, O.Carm, Romo Fransiskus Pati Koten, O.Carm, Romo Juli Antony Sihotang, O.Carm, dan Bapak Yohanes Mansuetus Wea. Pembina Asrama Putri Edith Stein 1 dan 2 turut hadir yaitu Suster Rosliana, CP dan Suster Lilis Sri Mariyati,C.P. Bapak dan Ibu mitra kerja Yayasan dan asrama turut menyaksikan pergantian kepemimpinan asrama.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Assesmen dan Sosialisasi Peraturan Kepegawaian Yayasan Sancta Maria Malang</title>
		<link>https://yayasansanctamaria.org/2026/02/27/assesmen-dan-sosialisasi-peraturan-kepegawaian-yayasan-sancta-maria-malang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin2024]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2026 05:15:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yayasansanctamaria.org/?p=2054</guid>

					<description><![CDATA[Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan, secara rutin Yayasan Sancta Maria Malang setiap tahunnya menyelenggarakan assesmen bagi para pegawainya. Berdasar bidang pekerjaannya, pegawai Yayasan dibedakan ke dalam jenis ketenagaan: pendidik dan&#160; kependidikan. Pegawai pendidik adalah para guru. Sedangkan pegawai kependidikan adalah pegawai yang membantu kelancaran proses pendidikan, seperti pegawai bagian TU, dan laboratorium....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" src="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/Assesmen-Feb2026-768x1024.webp" alt="" class="wp-image-2055" style="aspect-ratio:0.7500114442664225;width:491px;height:auto" srcset="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/Assesmen-Feb2026-768x1024.webp 768w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/Assesmen-Feb2026-225x300.webp 225w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/Assesmen-Feb2026-1152x1536.webp 1152w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/Assesmen-Feb2026.webp 1200w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan, secara rutin Yayasan Sancta Maria Malang setiap tahunnya menyelenggarakan assesmen bagi para pegawainya. Berdasar bidang pekerjaannya, pegawai Yayasan dibedakan ke dalam jenis ketenagaan: pendidik dan&nbsp; kependidikan. Pegawai pendidik adalah para guru. Sedangkan pegawai kependidikan adalah pegawai yang membantu kelancaran proses pendidikan, seperti pegawai bagian TU, dan laboratorium. Pada bulan Februari ini, Yayasan menyelenggarakan assesmen pegawai untuk kedua unit sekolah: SMAK St. Paulus, Jember (9-13 Februari) dan SMAK St. Albertus, Malang (23-27 Februari). Pada hari terakhir setelah asesmen diadakan sosialisasi Peraturan Kepegawaian Yayasan serta catatan-catatan penting untuk masing-masing unit. Catatan-catatan penting ini berdasar temuan praktis dan penting saat kegiatan asesmen berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Asesmen Kepegawaian</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Assesmen adalah proses sistematis dan terstruktur yang dilakukan oleh perusahaan, yang dalam hal ini Yayasan Sancta Maria Malang, untuk menilai kinerja, kompetensi, perilaku, potensi, serta kepribadian seorang pegawai. Asesmen dilakukan untuk memastikan kelayakan pegawai yang akan naik pangkat dan naik golongan. Pelaksana asesmen adalah asesor. Para asesor ditunjuk Yayasan karena memiliki kompetensi di bidang itu. Br. Vianey Sugiman, misalnya, beliau ditunjuk sebagai assessor karena pernah menjabat kepala sekolah, juga pernah menjabat asesor nasional selama dua belas tahun. Bapak Irenius Sola ditunjuk Yayasan sebagai asesor karena pengalaman kerjanya sebagai guru di SMAK St. Albertus, Malang. Br. Mungsi ditunjuk sebagai asesor karena memiliki bekal keilmuan dari studi manajemen pendidikan (M.Pd).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yayasan melakukan asesmen dengan cara kunjungan kelas (tenaga pendidik) dan kunjungan tempat kerja (kependidikan). Dalam kunjungan kelas, assessor&nbsp; mengamati dan menilai kompetensi seorang guru dalam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar (KBM). Adapun kompetensi guru yang dimaksud adalah kompetensi pedagogi, kompetensi professional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepridadian. Lebih khusus lagi, seorang guru dinilai dari ketrampilan mengajarnya. Ketrampilan mengajar yang dimaksud adalah ketrampilan mengelola kelas, ketrampilan menjelaskan, ketrampilan bertanya, ketrampilan menggunakan media &#8211; alat peraga, ketrampilan membuka-menutup pelajaran, dan ketrampilan mengelola diskusi. Pada jaman modern ini, ketrampilan memanfaatkan teknologi seperti penguasaan dan penggunaan aplikasi-aplikasi tertentu pendukung pembelajaran seperti canva, chat GBT, game quis, dan lain-lain, menjadi sangat penting. Penguasaaan tekhnologi selain memudahkan murid mencari berbagai referensi pembelajaran, juga menjadi variasi metode pembelajaran sehingga tidak menjemukan. Sebab, pendidikan sekarang bukan lagi pendidikan model transfer ilmu atau monolog, di mana guru menjadi satu-satunya sumber belajar, tetapi lebih sebagai pengalaman belajar yang menghasilkan kegembiraan, pemahaman mendalam, dan kenikmatan belajar. Di sana guru lebih berperan sebagai fasilitator. Sedangkan pada kependidikan, kunjungan lapangan dilakukan untuk mengetahui kecakapan kerja sesuai dengan bidangnya. Salah satu perangkat penting untuk mengetahui tanggungjawab pegawai kependidikan adalah dengan memeriksa jurnal hariannya. Pada jurnal harian dapat dilihat apa yang dikerjakan pegawai hari itu; bukan normative, tetapi riil. Selain itu, asesmen dilakukan dengan pemeriksaan administrasi kepegawaian, perangkat pembelajaran, dan wawancara. Pada bagian wawancara biasanya dilakukan pengecekan kesiapan administrasi mengajar seorang guru dengan memeriksa perangkat pembelajaran, jurnal harian, administrasi ulangan, dan sebagainya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil asesmen kepegawaian selanjutnya diolah bersama rekomendasi kepala unit masing-masing sekolah dalam rapat kenaikan pangkat dan golongan di kantor yayasan. Rekomendasi kepala unit menjadi sangat penting mengingat kepala unitlah yang selain mengetahui secara tepat keadaan pegawainya, juga yang telah melakukan pembinaan, khususnya pembinaan kepada pegawai yang dianggap kurang kompeten atau tidak tertib kinerjanya. Hasil akhir rapat kenaikan pangkat dan golongan dituangkan dalam bentuk surat keputusan (SK) ketua Yayasan. Pegawai yang tidak memenuhi syarat ditunda kenaikan pangkat, golongan, dan berkalanya. Bahkan pegawai yang dinilai berkinerja tidak bagus bisa dipindahkan ke bagian lain unit atau diturunkan pangkat dan golongannya sebagai bentuk pembinaannya. Sebaliknya, pegawai yang memenuhi syarat kenaikan pangkat dan golongan tentu akan mendapatkan reward yaitu kenaikan pangkat, atau golongan. Kenaikan pangkat atau golongan tentu mempengaruhi pendapatan seorang pegawai. Kenaikan pendapatan tentu mempengaruhi tingkat kesejahteraan pegawai. Tingkat kesejahteraan pegawai diharapkan mempengaruhi kualitas pelayanan dan kinerja pegawai. Pegawai-pegawai yang demikianlah yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan Yayasan kepada masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sosialisasi Peraturan Kepegawaian 2025-2027</strong></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/sosialisasi-Paulus2-1024x768.webp" alt="" class="wp-image-2080" srcset="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/sosialisasi-Paulus2-1024x768.webp 1024w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/sosialisasi-Paulus2-300x225.webp 300w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/sosialisasi-Paulus2-768x576.webp 768w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/sosialisasi-Paulus2-1536x1152.webp 1536w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/sosialisasi-Paulus2.webp 1600w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Sosialisasi Peraturan Kepegawaian dilakukan Yayasan Sancta Maria Malang, mengingat revisi peraturan terdahulu (2023-2025) yang sudah kurang relevan lagi. Revisi Peraturan Kepegawaian dianggap sebagai suatu keharusan demi tetap selarasnya kebijakan Yayasan dengan peraturan-peraturan pemerintah yang terus berkembang dan berubah. Dengan sosialisasi diharapkan tidak ada kesalahpahaman dan ketidak mengertian yang memungkinkan terjadinya kerugian baik dari pihak Yayasan ataupun dari pihak pegawai. Sosialisasi Peraturan Kepegawaian juga bertujuan menjaga harmoni relasi antara Yayasan dengan pegawai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengacu Pasal 2 Peraturan Kepegawaian Yayasan Sancta Maria Malang tentang Maksud dan Tujuan, Peraturan Kepegawaian Yayasan ditetapkan dengan maksud untuk mengatur syarat kerja dan tata tertib pegawai sebagai landasan hukum dalam hubungan kerja antara Yayasan dan pegawai. Peraturan Yayasan bertujuan:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Merumuskan kedudukan, hak dan kewajiban Yayasan di bidang kepegawaian berdasarkan aturan yang berlaku.</li>



<li>Merumuskan hak dan kewajiban pegawai berdasarkan aturan yang berlaku.</li>



<li>Mewujudkan keseragaman perlakuan dan kepastian hokum, serta rasa aman dan nyaman bagi pegawai dalam melaksanakan tugas, fungsi, dan tanggngjawabnya.</li>



<li>Mewujudkan hubungan dan kerjasama yang harmonis dan dinamis antara Yayasan dan pegawai.</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa perkembangan peraturan dan kebijakan yang perlu disosialisasikan kepada pegawai antara lain adalah:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>System cuti Bersama yang mengurangi masa cuti tahunan. Misalnya cuti Bersama awal bulan puasa selama dua hari, mengurangi masa cuti tahunan yang dua minggu.</li>



<li>Sesuai dengan peraturan pemerintah, pegawai yang sebelumnya tidak dimasukkan sebagai anggota jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan karena belum menjadi pegawai tetap, pada peraturan yang baru dimasukkan.</li>



<li>Penolakan tugas pimpinan dari pegawai yang dahulu masuk dalam pasal pelanggaran ringan, pada peraturan kepegawaian yang baru masuk dalam pasal pelanggaran mendesak atau berat.</li>



<li>Adanya kelonggaran batas usia penerimaan pegawai asrama; dari usia maksimal 35 tahun pada peraturan sebelumnya menjadi usia 40 tahun pada peraturan yang baru.</li>



<li>Persyaratan keterlibatan pada masyarakat dan rohani keagamaan untuk kenaikan pangkat/ golongan &nbsp;</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Penulis: Br. Antonius Mungsi, O.Carm.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Workshop Pembelajaran STEAM USD 2026</title>
		<link>https://yayasansanctamaria.org/2026/02/03/workshop-pembelajaran-steam-usd-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin2024]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2026 03:38:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yayasansanctamaria.org/?p=1917</guid>

					<description><![CDATA[Tanggal 28 Januari – 30 Januari 2026 adalah tanggal yang bersejarah bagi Yayasan Sancta Maria Malang. Saat itu Yayasan mengadakan workshop pembelajaran STEAM di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. STEAM singkatan dari Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics. Berdasar akronim ini pembelajaran STEAM dikemas dalam bentuk proyek. Hadir dalam workshop, guru-guru berbagai mata pelajaran perutusan dari...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/STEAM-USD-2026-1024x768.webp" alt="" class="wp-image-1935" srcset="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/STEAM-USD-2026-1024x768.webp 1024w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/STEAM-USD-2026-300x225.webp 300w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/STEAM-USD-2026-768x576.webp 768w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/STEAM-USD-2026-1536x1152.webp 1536w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/STEAM-USD-2026.webp 1600w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Tanggal 28 Januari – 30 Januari 2026 adalah tanggal yang bersejarah bagi Yayasan Sancta Maria Malang. Saat itu Yayasan mengadakan workshop pembelajaran STEAM di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">STEAM singkatan dari Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics. Berdasar akronim ini pembelajaran STEAM dikemas dalam bentuk proyek. Hadir dalam workshop, guru-guru berbagai mata pelajaran perutusan dari kedua unit sekolah di bawah kelola Yayasan Sancta Maria Malang. Dari SMAK St. Albertus (Dempo) Malang hadir Br. Antonius Sumardi, O.Carm (KaSek), Ibu Yohana Sugiarti Keraf (Bahasa Indonesia), Ibu Maria Kristin Sondang S(Matematika), Bapak Rizky Kadhafy (Kimia), Ibu Lidya Cristin N. (Akuntansi), dan Bapak Galih Prasetya W(Matematika). Sedangkan dari unit SMAK St. Paulus Jember hadir Rm. Thomas Onggo S, O.Carm (Agama), Bp. FX. Dedianto (Fisika – WaKa kurikulum), Ibu Elysabeth Eni R (Matematika), Ibu Dina Putu A(Biologi), Bp. Octo S (Sejarah), dan Bp. Alexander S (Bahasa Indonesia). Hadir sebagai wakil Yayasan Sancta Maria Malang mendampingi para peserta workshop Br. Vianey S, O.Carm dan Br. Mungsi, O.Carm.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai narasumber adalah Tim Pembelajaran STEAM Universitas Sanata Dharma Yogyakarta di bawah kendali Bp. Tarsisius Sarkim. Mereka adalah Bapak Hongki, Ibu Natalia, Ibu Louisa, Ibu Maria, Ibu Dian, Bapak Beny, dan Bapak Tri. Kegiatan ini adalah tindak lanjut dari kegiatan Rapat Kerja Yayasan Sancta Maria Malang pada 26-28 Januari 2025 lalu di Jember.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengutusan para guru dari berbagai mata pelajaran memang sengaja dirancang oleh Yayasan sesuai dengan karakter dasar pembelajaran STEAM yang dijadikan topik workshop kali ini. Karakteristik pembelajaran STEAM berakar pada tujuan dasarnya, yaitu mengintegrasikan pengetahuan lintas disiplin untuk memecahkan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari melalui penerapan praktik ilmiah dan rekayasa (scientific and engineering practices) (Bybee, 2013). STEAM dipandang sebagai pendekatan pedagogis yang menekankan pengalaman belajar autentik, penerapan konsep secara nyata, serta pengembangan ketrampilan berpikir tingkat tinggi (High Order Thinking), dan kolaborasi di antara peserta didik (Kemendiknas, 2025). Pendekatan ini menempatkan siswa sebagai pembelajar aktif yang tidak hanya memahami konsep, tetapi juga menggunakannya untuk merancang solusi inovatif terhadap persoalan kontekstual di sekitarnya. Pada sisi lain, pembelajaran STEAM juga menuntut guru-guru mata pelajaran bidang tertentu untuk bersinergi dan berkolaborasi sehingga dari satu proyek dapat ditarik berbagai kepentingan masing-masing. Diharapkan para guru dari lintas mata pelajaran ini mampu menjadi motor penggerak tindak lanjut pembelajaran STEAM dengan melakukan proyek STEAM kolaboratif di masing-masing unit sekolah yang dilayani. Sedangkan pelibatan pengelola sekolah, baik itu kepala sekolah ataupun WaKa kurikulum, khususnya sangat mendukung dalam implementasi program STEAM dan keberlanjutannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses Kegiatan Workshop STEAM<br>Workshop bertujuan membekali para guru pemahaman yang benar tentang pembelajaran STEAM, merancang kegiatan STEAM dalam bentuk pembuatan RPP, mewujudkan pembelajaran STEAM dalam bentuk Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) hingga pelaksanaan assesmen (penilaian). Maka sepulang mengikuti workshop para guru mampu menyelenggarakan pembelajaran STEAM pun mengimbaskan kepada para guru yang lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada hari pertama di bawah bimbingan Ibu Louisa dan Ibu Natalia, para guru berproses dalam kelompok. Sesuai arahan pemateri, peserta workshop melakukan curah pendapat, diskusi, dan kolaborasi, guna menyelesaikan persoalan sampah rumah tangga. Dari kerja kelompok ini dihasilkan berbagai solusi penanganan masalah sampah rumah tangga, yang mengerucut pada proyek pembuatan sabun cuci tangan berbahan ecoenzim, Methyl Ester Sulfonat(MES), dan garam. Pada proyek dirancangkan perbandingan ukuran bahan(berbeda untuk masing-masing kelompok), pentahapan pencampuran, dan penelitian hasil. Pada bagian hasil dilakukan pencermatan perbedaan karakter warna, bau, kekentalan, dan kekesatan. Sedangkan pada bagian refleksi, berusaha digali kaitan proyek pembelajaran dengan beberapa mata pelajaran (Fisika, Kimia, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sejarah, Biologi) dan aplikasinya. Ecoenzim adalah hasil olahan sampah rumah tangga berupa fermentasi kulit buah dengan gula merah atau mulosa. Maka, membuat ecoenzim sendiri sebenarnya sudah merupakan usaha mengatasi limbah rumah tangga, yang dalam dunia pendidikan dapat dilakukan dengan pembelajaran STEAM. Berdasar ecoenzim dapat dibuat berbagai bahan keperluan rumah tangga misalnya pupuk organik, sabun mandi, cairan pembersih lantai, pestisida, penjernih air, dan pengurai bau. Dalam pendalaman, ditekankan bahwa pembelajaran STEAM bukanlah hasil yang diutamakan, melainkan proses, pengalaman, dan pemaknaan diskusi dalam belajar. Dari sinilah pembelajaran menjadi mendalam, menyenangkan, meskipun harus berpikir dan bekerja keras. Mengacu pada pengalaman kerja kelompok peserta, Bp. Sarkim membantu menarik pemahaman tentang Pembelajaran STEAM. Pembelajaran STEAM sesuai dengan tuntutan kecakapan murid abad 21 yang dirumuskan dalam 6C (Critism thinking, Creatif, Colaboratif, Comunication, Literasi tecknologi, dan Caracter) dengan pendekatan meaningfull (bermakna), joyfull(menyenangkan), mindfull(penuh kesadaran). Kegembiraan murid dalam kegiatan belajar bukan diperoleh dengan sekedar aktivitas fisik yang gembira, misalnya gurau sana-gurau sini, tetapi karena murid menemukan makna dan manfaat belajar ilmu yang digeluti. Implementasi pembelajaran STEAM adalah Inkuiri (penemuan suatu pengetahuan), PBL (penyelesain masalah), dan PjBL (pengerjaan proyek). Pembelajaran STEAM melibatkan siswa secara aktif: belajar fisik dan mental &#8211; emosional, multy sensory. Penting ditekankan pula adanya refleksi sebagai penemuan makna pembelajaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada hari kedua, Bp. Hongki Juli melakukan pembedahan pembelajaran STEAM. Fokus pembelajaran STEAM bukan pada penyampaian teori-teori atau konsep-konsep tetapi tindakan menuntun peserta didik untuk menemukan ilmunya sendiri. Maka, guru tidak mengawali pembelajaran dengan penyampaian teori-teori, dan konsep-konsep, tetapi dengan mengajak anak untuk berpikir, memaknai (problem solving) misalnya dengan menyodorkan suatu kasus untuk dipecahkan. Dalam diskusipun murid perlu dipahamkan tentang pengertian diskusi, pun masalah yang akan didiskusikan, kemudian diberi waktu cukup untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan diskusi. Murid perlu diaktifkan dan dilibatkan dalam proses pembelajaran. Peran guru dalam hal ini lebih banyak sebagai fasilitator daripada tutor. Dalam proses pembelajaran ini pengalaman belajar murid menjadi sangat penting. Guna menumbuhkan pengalaman belajar, peserta workshop diajak diskusi merancang pembelajaran STEAM mengacu pada sikon masing-masing sekolah. SMAK St. Albertus merencanakan pengoptimalan kegiatan Dempo Environmental Education Program (DEEP) ke Taman Safari; sebuah program yang beberapa tahun terakhir telah dijalankan. Sambil rekreasi, para murid ditugaskan mengumpulkan data limbah sampah dan pengelolaannya. Muatan berbagai mata pelajaran tampak dalam panduan kerja para murid. Dari data-data terkumpul baru akan direncanakan tindak lanjutnya. Sedangkan SMAK St. Paulus akan mengadakan bakti sosial berupa kunjungan lansia ke panti jompo. Pelibatan berbagai mata pelajaran tampak dalam kegiatan senam lansia, pembersihan lingkungan dengan bahan ecoenzim, sosialisasi pembuatan ecoenzim, dll. Ibu Maria melanjutkan sessi Pak Hongki dengan perancangan RPP STEAM: peletakan program, bentuk masalah yang diberikan beserta alasannya, dan langkah-langkah kegiatan. Satu hal penting jaminan pelaksanaan STEAM adalah komitmen bersama antara para guru, serta pimpinan Lembaga, baik pengelola sekolah maupun yayasan. Alur pembelajaran STEAM dapat mengikuti Proses Engineering Design Proceess (EDP); dari menemukan masalah menuju STEAM</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tahap-tahap EDP</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterangan:<br>• Devine the problem= mencari dan menemukan permasalahan<br>Murid diberi pertanyaan pemantik guna menemukan persoalan.<br>• Research and imagine=mencari jawaban dengan search<br>Murid mencari jawaban melalui referensi-referensi yang sesuai dari buku ataupun dari internet<br>• Plan=menyusun langkah kerja<br>Murid merencanakan kegiatan aplikatif guna mewujudkan solusi yang telah ditemukan<br>• Create= melakukan eksperimen<br>Murid melakukan percobaan-percobaan/eksperimen<br>• Test and Evaluate= menguji hasil kerja<br>Murid melakukan uji kelayakan<br>• Redesign= mendesain ulang<br>Perbaikan bila diperlukan<br>• Comunicatate=mengkomunikasikan<br>Murid mengkomunikasikan hasil kerja proyek ke khalayak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyusunan RPP yang telah dilatihkan Ibu Maria ditindaklanjuti oleh Ibu Dian Atmajati dalam kegiatan pembuatan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Berangkat dari LKPD yang sudah ada, Ibu Dian memberi masukan, evaluasi, dan koreksi agar LKPD STEAM bisa lebih aplikatif dan sungguh memudahkan murid dalam bekerja. Penting diketahui, bahwa pada LKPD, khususnya LKPD STEAM perlu ditulis tujuan yang disarikan dari tujuan pembelajaran, karena LKPD fokus pada tujuan tertentu dari tujuan pembelajaran. Pencantuman tujuan pembelajaran dalam LKPD dimaksudkan untuk menyemangati murid dalam belajar. Ketika murid tahu tujuan dan manfaat apa yang dikerjakan, pasti akan bekerja dengan lebih sungguh-sungguh. LKPD harus runtut (tahap per tahap) juga detil. Perintah-perintah, pun pertanyaan-pertanyaan, perlu dibuat mengacu pada keadaan murid (memudahkan untuk kerja) sehingga aplikatif. Masalah perlu difokuskan supaya jelas. Perlu juga disiapkan sarana-sarana pendukung lain misalnya tabel, lembar pengamatan. Pendamping perlu mendapat arahan supaya menguasai materi sehingga tidak kebingungan, atau bahkan bisa berkreasi bila menemukan persoalan. Kegiatan pendampingan berupa pembuatan LKPD sesuai dengan proyek yang akan direncanakan.<br>Pada hari ketiga, dibawah bimbingan Bapak Tri Priantara, bapak – ibu guru berproses menyusun penilaian (rubrik assessment) STEAM. Asesmen mengacu pada tujuan, baik item, maupun sasarannya, bukan mengacu pada kegiatan. Maka, bahan asesmen dibuat terlebih dahulu untuk menjadi panduan proyek. Asesmen dirancang untuk mengukur proses dan hasil pembelajaran terintegrasi yang menekankan pada berpikir kritis, kreativitas, dan pemecahan masalah. Penilaian bisa dilakukan per pribadi, per kelompok, atau kedua-duanya. Penilaian dibuat berdasar UBD (understanding by Desain). Berdasar asesmen, kegiatan dilakukan. Asesmen bisa dilakukan berdasar jenisnya: awal kegiatan berupa pre tes, selama proses kegiatan, dan setelah kegiatan atau post test. Komponen Utama Rubrik asesmen STEAM mengacu pada kemampuan Sains, Tekhnologi, Tekhnik, Seni, matematika, serta proses dan sikap yang meliputi kolaborasi, komunikasi, kreativitas, dan berpikir kritis. Penilaian dibuat dalam bentuk gradasi dengan penjelasan kualitas, maupun kuantitas kompetensi yang dimiliki murid. Bapak Beny menutup sessi kegiatan dengan melihat kembali rangkaian kegiatan workshop yang sudah dilalui peserta. Selanjutnya beliau menyampaikan tips-tips tertentu dalam membelajarkan STEAM. STEAM bisa berangkat dari mata pelajaran tertentu, misalnya aritmatika sosial. Mengawali pembelajaran STEAM juga bisa dengan problem solving. Sebagai bentuk penghargaan umum, Tim STEAM menyarankan hasil pembelajaran STEAM agar dipamerkan kepada masyarakat, khususnya para wali murid. Hal ini merupakan sebuah kebanggaan bagi semua. Bahkan hasil pembelajaran STEAM bisa menjadi sarana promosi sekolah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Testomony Peserta<br>Workshop Pembelajaran STEAM diikuti oleh bapak-ibu guru dengan begitu antusias. Kerendahan hati mereka untuk belajar tampak dengan kesungguhannya dalam mengikuti sesi demi sesi, khususnya sessi kerja kelompok. Mereka mencurahkan tenaga dan pengalamannya untuk berbagi dan belajar. Bahkan secara tidak sadar mereka telah mewujudkan spiritualitas karmel bersaudara dan melayani. Bahkan pada akhir kegiatan mereka merasa mendapatkan manfaat dari worshop ini. Beberapa peserta mengutarakan hal ini.<br>Rm. Thomas mengalami pencerahan setelah mendapatkan pelatihan pembelajaran STEAM. Rm. Thomas yang semula membayangkan betapa sulit dan rumitnya membelajarkan STEAM pada murid, setelah mengikuti workshop merasa tercerahkan. Pembelajaran STEAM ternyata sederhana, praktis, dan menarik. Banyak inspirasi muncul dari pelatihan pembelajaran SEAM untuk diterapkan dalam pembelajaran agama. Hal ini beliau sadari mengingat tidak dimilikinya latar belakang kependidikan yang mendukung KBM.<br>Hal senada juga diungkapkan oleh Bapak Galih. Berdasar pengalaman mengikuti sebuah seminar, beliau mendapatkan informasi betapa ribet dan tidak mudahnya menerapkan pembelajaran STEAM. Tetapi workshop pembelajaran STEAM Sanata Dharma telah mengubah paradigma lama itu. Beliau siap bersinergi, berkolaborasi, pun membagikan ilmunya kepada rekan guru di SMAK St. Albertus, Malang.<br>Bapak Dedi dan Ibu Dina merasa terdukung dan tersemangati untuk menindaklanjuti pembelajaran STEAM dalam kegiatan kokurikuler di SMAK St. Paulus Jember. Sebelumnya mereka sudah membelajarkan pembelajaran senada dalam kegiatan pembuatan ecoenzym. Bagi mereka, pembelajaran STEAM dapat menjadi penyempurna pembelajaran dari pembelajaran sebelumnya itu.<br>Br. Mardi setelah mengikuti workshop pembelajaran STEAM juga mendukung penerapannya di SMAK St. Albertus. Banyak inspirasi timbul dari mengikuti workshop STEAM. Pejabat kepala sekolah SMAK St. Albertus ini akan memantapkan penerapannya pada kegiatan Dempo Environmental Education Program (DEEP) tahun mendatang. Dengan pembelajaran STEAM setidaknya mencegah bertambahnya para pelaku polusi lingkungan.<br>Keterbukaan, kekeluargaan, dan totalitas dari Tim Pembelajaran STEAM Sanata Dharma sangat mengesankan bagi Br. Mungsi dan Br. Vianey. Pembawaan tim dalam menyampaikan materi sangat menginspirasi. Mereka merasa tidak sia-sia membawa para guru kedua unit sekolah Yayasan Sancta Maria Malang ke Universitas Sanata Dharma untuk menimba ilmu dan praktek pembelajaran STEAM. Maka mereka hanya dapat mengucapkan limpah terima kasih.<br>Testimony positif membuat tim pemateri Pembelajaran STEAM puas dan bahagia. Mereka tetap membuka diri untuk dimintai bimbingan ataupun pendampingan. Tim STEAM Sanata Dharma sendiri memang terlihat sungguh kompeten. Mereka mendampingi para peserta secara profesional ( Penulis  Bruder Antonius Mungsi, O,Carm.)</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Assesmen Pegawai</title>
		<link>https://yayasansanctamaria.org/2025/10/07/assesmen-pegawai-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin2024]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 02:19:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yayasansanctamaria.org/?p=1060</guid>

					<description><![CDATA[“Kalau boleh tahu, ngapain sih Bruder dengan Bapak Iren mengunjungi sekolah kami?” tanya Lorensia, salah seorang anggota Tim Jurnalistik SMAK St. Paulus, Jember. “Kami ini para petugas Yayasan Sancta Maria Malang yang sedang melakukan assesmen. Assesmen adalah kegiatan penilaian guru dan karyawan yang bekerja di Yayasan Sancta Maria Malang dalam rangka pengangkatan pertama sebagai pegawai...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="2560" height="1707" src="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/supervisi-paulus-scaled.webp" alt="" class="wp-image-2043" style="width:840px;height:auto" srcset="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/supervisi-paulus-scaled.webp 2560w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/supervisi-paulus-300x200.webp 300w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/supervisi-paulus-1024x683.webp 1024w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/supervisi-paulus-768x512.webp 768w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/supervisi-paulus-1536x1024.webp 1536w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/supervisi-paulus-2048x1365.webp 2048w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2026/02/supervisi-paulus-600x400.webp 600w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></figure>
</div>


<div class="wp-block-group"><div class="wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained">
<p class="wp-block-paragraph" style="line-height:1.6">“<em>Kalau boleh tahu, ngapain sih Bruder dengan Bapak Iren mengunjungi sekolah kami?</em>” tanya Lorensia, salah seorang anggota Tim Jurnalistik SMAK St. Paulus, Jember. “<em>Kami ini para petugas Yayasan Sancta Maria Malang yang sedang melakukan assesmen. Assesmen adalah kegiatan penilaian guru dan karyawan yang bekerja di Yayasan Sancta Maria Malang dalam rangka pengangkatan pertama sebagai pegawai tetap Yayasan dan kenaikan pangkat mereka</em>.” “<em>Untuk apa?</em>” tanyanya lebih lanjut ingin tahu. “<em>Untuk memastikan kelayakan mereka diangkat sebagai pegawai tetap Yayasan, atau layak-tidaknya naik pangkat. Kami melakukan observasi untuk melihat kompetensi mereka saat bekerja. Hasil pengamatan ini kami bawa ke pengurus Yayasan sebagai dasar pertimbangan kebijakan atas mereka. Pengangkatan pertama sebagai pegawai tetap dilakukan setelah pegawai melewati tahap status sebagai pegawai kontrak minimal empat tahun. Sedangkan kenaikan pangkat diberikan setelah minimal empat tahun jenjang sat uke jenjang berikutnya. Pengangkatan sebagai pegawai tetap dan kenaikan pangkat berda,pak pada penghasilan mereka.”</em></p>



<p class="wp-block-paragraph" style="line-height:1.6"><em>&nbsp;“Kira-kira dampaknya untuk sekolah apa?” </em>tanyanya lagi.<em> “Menurut hemat saya, dari penilaian pegawai yang dilakukan dengan kunjungan ke unit sekolah ini, ada tiga hal penting kami tuju. Pertama, kami hendak memastikan bahwa guru dan karyawan kami sungguh berkualitas sehingga tidak mengecewakan Yayasan khususnya, dan para orang tua murid pada umumnya. Artinya, mereka memiliki kompetensi sebagaimana disyaratkan oleh pemerintah, dalam hal ini Kemendiknas, sebagai tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Perlu kamu ketahui juga, bahwa selain observasi kelas dan observasi tempat kerja, kami juga mengadakan tes tertulis, khususnya terkait dengan penguasaan Peraturan Kepegawaian Yayasan. Harapannya, seemua pegawai mengetahui dan menjalankan peraturan &nbsp;Yayasan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. &nbsp;Kedua, kami hendak mengetahui situasi dan persoalan yang terjadi dalam karya pelayanan unit sekolah, khususnya yang dialami oleh para guru dan karyawan yang kami assesmen. Ketiga, kami berusaha membantu memecahkan persoalan yang mereka alami. Atau kalau tidak mampu kami tangani sendiri, nanti kami laporkan kepada pengurus Yayasan. Satu lagi yang perlu kamu tahu. Selama melakukan assesmen, kami juga berkomunikasi dengan pengelola sekolah ini</em>. Harapannya kedua Lembaga bisa saling bersinergi secara lebih baik dan intens.” “Begitu ya Der. Jadi yang dinilai itu tidak hanya kami saja ya, tetapi bapak ibu guru, dan para karyawan sekolah juga dinilai.” “Betul sekali.” jawabku singkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph" style="line-height:1.6">Dialog di atas merupakan salah peristiwa yang terjadi tim assessor Yayasan Sancta Maria Malang melakukan di SMAK St. Paulus beberapa waktu lalu. Wawancara tim jurnalistik SMAK St. Paulus ternyata digunakan untuk konten media massa, yang tentu sangat berguna untuk promosi sekolah. Masyarakat umumnya, dan para orang tua murid khususnya pasti diyakinkan akan kualitas SMAK St. Paulus oleh karena salah satu program Yayasan; assesmen.</p>



<p class="wp-block-paragraph" style="line-height:1.6">Bagi Yayasan Sancta Maria Malang, bulan September adalah bulan assesmen kepegawaian. Para pegawai yang tiba saatnya pengangkatan menjadi pegawai tetap dan naik pangkat pada bulan Oktober 2025, akan mendapat assesmen. Guna mendapatkan data penilaian, para petugas <em>assessor</em> Yayasan turun ke unit-unit sekolah yang berada di bawah tata kelola Yayasan. Tiga hal dilakukan para <em>assessor </em>saat melakukan assesmen: supervisi, wawancara, dan tes tertulis. Supervisi untuk para guru dilakukan dengan observasi kunjungan kelas. Sedangkan supervisi untuk karyawan dilakukan dengan observasi tempat kerja yang bersangkutan. Saat ini tim <em>supervisor</em> berhak memberi teguran atau masukan atas ketidakberesan yang terjadi. Setelah supervisi kunjungan kelas atau observasi kunjungan tempat kerja, <em>assessor</em> melakukan wawancara. Pada sessi wawancara ini selain dimaksudkan untuk croscek hasil supervisi terhadap pegawai yang bersangkutan, tetapi juga memberi motivasi, dan masukan-masukan yang perlu dilakukan pegawai yang bersangkutan pada waktu-waktu mendatang. Terakhir, untuk mengetahui sejauh mana pegawai memiliki dedikasi dan kesetiaan pada Yayasan, <em>assessor</em> Yayasan melakukan tes tertulis kepada para pegawai.</p>



<p class="wp-block-paragraph" style="line-height:1.6">Tgl 9 – 12 September 2025 assesmen dilakukan di unit SMAK St. Albertus, Malang untuk 27 guru dan 13 karyawan. Petugas <em>assessor </em>yang turun ke unit SMAK St. Albertus, Malang adalah Br. Vianey, Br. Mungsi, dan Bp. Irenius Solawane. Selain melakukan assesmen kepegawaian, tim assessor juga memantau kinerja guru-guru yang masih berstatus kontrak.</p>



<p class="wp-block-paragraph" style="line-height:1.6">Tgl 15 – 18 September 2025 assesmen dilakukan di unit SMAK St. Paulus, Jember untuk 11 orang guru dan 9 orang karyawan. Petugas <em>assessor</em> yang turun ke unit adalah Br. Mungsi, O.Carm dan Bp. Irenius Solawane. Sebagaimana terjadi di SMAK St. Albertus, selain melakukan assesmen kepegawaian, tim <em>assessor</em> juga memantau kinerja guru-guru yang masih berstatus kontrak.</p>
</div></div>



<p class="wp-block-paragraph">( Br. Antonius Mungsi, O.Carm.)</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rekreasi unit Kantor Yayasan dan Asrama</title>
		<link>https://yayasansanctamaria.org/2025/07/01/rekreasi-unit-kantor-yayasan-dan-asrama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin2024]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2025 03:07:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yayasansanctamaria.org/?p=1022</guid>

					<description><![CDATA[Yayasan Sancta Maria Malang mengadakan rekerasi ke Magetan selama 2 hari 1 malam. Rombongan berangkat dari Malang tanggal 29 Juni 2025 pukul 08.00 tiba kembali di Malang 30 Juni 2025 sekitar pukul 18.00. Bus menggunakan Juragan99. Rombongan diikuti oleh pengurus yayasan, karyawan/karyawati yayasan,Pembina Asrama Putra St. Albertus, karyawan asrama putra, Suster Pembina Asrama Putri St....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" src="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2025/07/rekreasi-ke-sarangan-Juli-2025-768x1024.webp" alt="" class="wp-image-1854" srcset="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2025/07/rekreasi-ke-sarangan-Juli-2025-768x1024.webp 768w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2025/07/rekreasi-ke-sarangan-Juli-2025-225x300.webp 225w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2025/07/rekreasi-ke-sarangan-Juli-2025-1152x1536.webp 1152w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2025/07/rekreasi-ke-sarangan-Juli-2025-1536x2048.webp 1536w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2025/07/rekreasi-ke-sarangan-Juli-2025-scaled.webp 1920w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph" style="line-height:1.6">Yayasan Sancta Maria Malang mengadakan rekerasi ke Magetan selama 2 hari 1 malam. Rombongan berangkat dari Malang tanggal 29 Juni 2025 pukul 08.00 tiba kembali di Malang 30 Juni 2025 sekitar pukul 18.00. Bus menggunakan Juragan99. Rombongan diikuti oleh pengurus yayasan, karyawan/karyawati yayasan,Pembina Asrama Putra St. Albertus, karyawan asrama putra, Suster Pembina Asrama Putri St. Edith Stein, karyawati asrama putri beserta keluarga semua berjumlah 47 orang. Wisata rohani yang dikunjungi, yaitu: Gereja Regina Pacis Magetan. Tempat rekreasi yang dikunjungi,yaitu: Telaga Sarangan dan Mojo Semi Forest Park. Menginap dan Misa di rumah retret Domis Mariae milik Kongregasi Misi dekat Telaga Sarangan &nbsp;Sedangkan wisata belanja/oleh-oleh Putra Nirwana</p>



<p class="wp-block-paragraph" style="line-height:1.6"></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RAPAT KERJA YAYASAN SANCTA MARIA MALANG</title>
		<link>https://yayasansanctamaria.org/2025/05/22/rapat-kerja-yayasan-sancta-maria-malang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin2024]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 May 2025 03:48:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yayasansanctamaria.org/?p=1009</guid>

					<description><![CDATA[Raker diselenggarakan pada tanggal 21 &#8211; 22 Mei 2025 bertempat di Kantor Yayasan Sancta Maria Malang. Raker dihadiri oleh Dewan Pembina Yayasan, Dewan Pengawas Yayasan , Pengurus&#160; Yayasan, Konfrater yang berkarya di SMAK St. Albertus Malang, SMAK St. Paulus Jember, Kepala Asrama Putra St. Albertus Malang, Kepala Asrama Putri St. Edith Stein Malang, Kepala Asrama...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2025/05/raker-2018-1024x683.webp" alt="" class="wp-image-1859" srcset="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2025/05/raker-2018-1024x683.webp 1024w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2025/05/raker-2018-300x200.webp 300w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2025/05/raker-2018-768x512.webp 768w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2025/05/raker-2018-1536x1024.webp 1536w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2025/05/raker-2018-2048x1365.webp 2048w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2025/05/raker-2018-600x400.webp 600w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="has-small-font-size wp-block-paragraph" style="line-height:1.6">Raker diselenggarakan pada tanggal 21 &#8211; 22 Mei 2025 bertempat di Kantor Yayasan Sancta Maria Malang. Raker dihadiri oleh Dewan Pembina Yayasan, Dewan Pengawas Yayasan , Pengurus&nbsp; Yayasan, Konfrater yang berkarya di SMAK St. Albertus Malang, SMAK St. Paulus Jember, Kepala Asrama Putra St. Albertus Malang, Kepala Asrama Putri St. Edith Stein Malang, Kepala Asrama Putra St. Paulus Jember, dan Kepala Asrama Putri St. Paulus Jember. Acara dimulai pukul 09.00 &#8211; 15.30 dengan agenda membahas laporan realisasi anggaran dan pendapatan belanja unit karya tahun ajaran 2024/2025 dilanjutkan rencana anggaran dan pendapatan belanja unit karya tahun ajaran 2025/2026 sesuai dengan program kerjanya. serta Sosialisasi kebijakan keuangan yayasan untuk tahun mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Assesmen Pegawai</title>
		<link>https://yayasansanctamaria.org/2025/02/24/assesmen-pegawai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin2024]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 03:30:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yayasansanctamaria.org/?p=693</guid>

					<description><![CDATA[Yayasan Sancta Maria Malang kembali menyelenggarakan assesmen pegawai. Assesmen bertujuan untuk kenaikan pangkat &#160;dan perpanjangan kontrak. &#160;Assesmen Yayasan meliputi wawancara, tes kompetensi/pedagogi (tertulis), pengumpulan dan pemeriksaan perangkat pengajaran, serta real teaching. Dua Assesmen terakhir&#160; digunakan&#160; untuk penilaian guru. Yayasan mengadakan assesmen pegawai di SMAK St. Paulus &#160;Jember dan SMAK St. Albertus Malang. Asesmen SMAK Paulus...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1000" height="750" src="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2025/02/supervisi-2017-kecil.jpg" alt="" class="wp-image-1856" srcset="https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2025/02/supervisi-2017-kecil.jpg 1000w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2025/02/supervisi-2017-kecil-300x225.jpg 300w, https://yayasansanctamaria.org/wp-content/uploads/2025/02/supervisi-2017-kecil-768x576.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph" style="line-height:1.6;text-transform:none">Yayasan Sancta Maria Malang kembali menyelenggarakan assesmen pegawai. Assesmen bertujuan untuk kenaikan pangkat &nbsp;dan perpanjangan kontrak. &nbsp;Assesmen Yayasan meliputi wawancara, tes kompetensi/pedagogi (tertulis), pengumpulan dan pemeriksaan perangkat pengajaran, serta <em>real teaching</em>. Dua Assesmen terakhir&nbsp; digunakan&nbsp; untuk penilaian guru. Yayasan mengadakan assesmen pegawai di SMAK St. Paulus &nbsp;Jember dan SMAK St. Albertus Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph" style="line-height:1.6;text-transform:none">Asesmen SMAK Paulus dilakukan pada 17- 20 Februari 2025. Sedangkan asesmen &nbsp;di SMAK St. Albertus dilakukan pada 24- 28 Februari 2025.Sebagai asesor adalah Br. A. Mungsi, O.Carm.,dan Bapak Ireneus Sola. &nbsp;Sedangkan Br. Vianney, O,Carm. yang biasanya ikut sebagai asesor &nbsp;sementara tidak bisa dikarenakan pemulihan dari sakit.(LG) &nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: yayasansanctamaria.org @ 2026-07-10 05:58:19 by W3 Total Cache
-->