RAPAT KERJA YAYASAN SANCTA MARIA MALANG

Raker diselenggarakan pada tanggal 21 – 22 Mei 2025 bertempat di Kantor Yayasan Sancta Maria Malang. Raker dihadiri oleh Dewan Pembina Yayasan, Dewan Pengawas Yayasan , Pengurus  Yayasan, Konfrater yang berkarya di SMAK St. Albertus Malang, SMAK St. Paulus Jember, Kepala Asrama Putra St. Albertus Malang, Kepala Asrama Putri St. Edith Stein Malang, Kepala Asrama…

Berani Beda dalam Memberi Nilai

Rm. Herman Joseph Denteneer, O. Carm Oleh; Br. Antonius Mungsi, O.Carm. Keberadaan Yayasan Sancta Maria Malang beserta unit-unitnya yang berkembang baik hingga saat ini tidak terlepas dari rahmat Tuhan yang terus hadir dan berkarya melalui tokoh-tokoh pendidikan yang terlibat di dalamnya. Ketika kita mau menengok ke belakang, membuka-buka arsip, dan mengorek informasi dari saksi sejarah,…

Perumahan Pegawai Yayasan

Ada 12 unit rumah di perumahan Indirisma 1 Desa Jedong Kecamatan Wagir milik yayasan yang disediakan untuk pegawai yayasan. Setelah sekian lama ditempati tentu saja ada yang rusak salah satunya atap bocor apalagi dimusim penghujan ini. Dalam usaha memberi kenyamanan untuk penghuni maka yayasan melakukan perbaikan setelah ada laporan kerusakan dari penghuni yang menempati khususnya…

Rekreasi unit Kantor Yayasan dan Asrama

Yayasan Sancta Maria Malang mengadakan rekerasi ke Magetan selama 2 hari 1 malam. Rombongan berangkat dari Malang tanggal 29 Juni 2025 pukul 08.00 tiba kembali di Malang 30 Juni 2025 sekitar pukul 18.00. Bus menggunakan Juragan99. Rombongan diikuti oleh pengurus yayasan, karyawan/karyawati yayasan,Pembina Asrama Putra St. Albertus, karyawan asrama putra, Suster Pembina Asrama Putri St….

Budaya”Encouragement”

Hasil refleksi Prof. Rhenald Kasali,Ph.D (Ketua Program MM UI) Lima belas tahun lalu saya pernah mengajukan protes pada guru sebuah sekolah tempat anak saya belajar di Amerika Serikat.Masalahnya, karangan berbahasa Inggris yang ditulis anak saya seadanya itu telah diberi nilai E (excellence) yang artinya sempurna, hebat,bagus sekali. Padahal dia baru saja tiba di Amerika dan…

Mutu Pendidikan di Sekolah Tertinggal 128 Tahun?

Oleh: Pater Darmin Mbula, OFM Anggota Dewan Pendidikan Tinggi dan Dewan Pendidikan Nasional; Ketua Presidium Majelis Nasional Pendidikan Katolik Frasa “tertinggal 128 tahun” dalam mutu pendidikan Indonesia bukanlah sekadar angka, melainkan metafora yang mengguncang, sebuah cermin retak yang memantulkan wajah pendidikan yang masih berjuang di antara harapan dan kenyataan. Ia terasa mengerikan sekaligus menyedihkan, ketika…

Assesmen Pegawai

“Kalau boleh tahu, ngapain sih Bruder dengan Bapak Iren mengunjungi sekolah kami?” tanya Lorensia, salah seorang anggota Tim Jurnalistik SMAK St. Paulus, Jember. “Kami ini para petugas Yayasan Sancta Maria Malang yang sedang melakukan assesmen. Assesmen adalah kegiatan penilaian guru dan karyawan yang bekerja di Yayasan Sancta Maria Malang dalam rangka pengangkatan pertama sebagai pegawai…

Assesmen dan Sosialisasi Peraturan Kepegawaian Yayasan Sancta Maria Malang

Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan, secara rutin Yayasan Sancta Maria Malang setiap tahunnya menyelenggarakan assesmen bagi para pegawainya. Berdasar bidang pekerjaannya, pegawai Yayasan dibedakan ke dalam jenis ketenagaan: pendidik dan  kependidikan. Pegawai pendidik adalah para guru. Sedangkan pegawai kependidikan adalah pegawai yang membantu kelancaran proses pendidikan, seperti pegawai bagian TU, dan laboratorium….

SANTA TERESIA DARI AVILA,SANG PEMBARU

Oleh: Rm. Alberto A. Djono Moi, O.Carm. Santa Teresa dari Avila, juga dipanggil Santa Teresa dari Yesus, lahir dengan nama Teresa Sanchez de Cepeda y Ahumada, Spanyol 28 Maret 1515. Dia meninggal di Salamanca, Sponyol pada tanggal 4 Oktober 1582 pada usia 67 tahun. Teresa termasuk seorang biarawati Karmelites Kontemplatif, seorang mistik, seorang pembaru dalam…

BERANI ASAL BENAR

Oleh: Alwerino Sitompul (Ketua OSIS SMAK St. Albertus KlsXI.A-4/02) Beato Titus Brandsma dilahirkan di Friesland, Belanda, pada tanggal 23 Februari 1881. Ia merupakan Karmelit yang menjadi martir di abad ke-20. Mengapa ia menjadi martir? Karena keberaniannya menentang Nazi. Pada waktu itu, Nazi memerintahkan agar biarawan-biarawati membatasi pengajaran agama. Akan tetapi, Titus Brandsma menolak mentah-mentah ultimatum…