Asrama Putri St. Edith Stein Malang

Asrama Putri St. Edith Stein mempunyai visi dan misi sebagai berikut:

1. Misi

Mendampingi kaum mudi yang berasal dari luar Jawa sehingga mereka mampu menjadi pribadi yang kuat, bertanggung jawab, memiliki sikap peduli, mandiri, dan terlibat dalam kehidupan bersama. Untuk itu mereka dilatih untuk menghayati nilai-nilai seperti doa, persaudaraan dan pelayaan.

2. Misi:

  1. Membantu kaum muda masuk dalam relasi dengan Allah dan bertemu dengan Allah melalui doa pribadi dan doa bersama.
  2. Membantu kaum muda untuk mengalami dan merasakan hidup dalam kebersamaan dalam masyarakat dan komunitas asrama.
  3. Membantu kaum muda untuk menjadi pribadi yang beriman, mandiri, bertanggung jawab, solider, sederhana, peka, kreatif, kritis, jujur, dan selalu bersemangat untuk maju serta berkembang menjadi pribadi yang utuh.
  4. Menyediakan tempat tinggal yang layak, dengan suasana kekeluargaan dan tata hidup yang teratur, serta suasana yang tenang untuk belajar.
  5. Menciptakan suasana kekeluargaan, keakraban dan kesederhanaan dalam hidup sehari-hari.
  6. Membuat tata tertib yang mendukung studi dan perkembangan pribadi siswi yang didampingi.
  7. Menjalin kerjasama dengan orangtua dan anak yang didampingi.

Kegiatan rutin yang biasa dilakukan oleh penguni asrama putri seperti urusan pribadi (mandi, cuci, kakus dan tidur) tentu saja ada waktu kegiatan bersama seperti belajar, makan, dan kegiatan rohani. khusus untuk kegiatan rohani setiap hari Selasa pukul 17.30 sampai selesai ada Misa bersama bertempat di asrama. Setiap hari Jumat Pagi semua penghuni asrama ikut misa di kapel sekolah maka harus berangkat jam 06.00 Setiap hari Sabtu pagi semua anak Katolik wajib mengikuti misa di kapel sekolah. Pada hari Jumat dan Sabtu pagi saat mengikuti misa  anak-anak asrama bertugas menjadi misdinar, lektor, pemazmur dan pemandu lagu. Adapun jadwal rutin harian diluar kegiatan belajar di sekolah sebagai berikut:

Ada beberapa peraturan yang harus ditaati supaya melatih kedisplinan juga membiasakan hal yang baik :

  • Mandi sore tidak boleh lewat dari jam 17.00 yang telah ditentukan.
  • Tidak diperkenankan memakai baju tidur bagi siswi yang les tambahan selain itu dalam berpakaian harus  sopan, bersih, dan rapi.
  • Selama tidur malam lampu harus dimatikan. Agar mata tidak cepat lelah dan menghemat energi listrik.
  • Saat makan siang peralatan makan seperti: piring, gelas, sendok, dan lain-lain yang dipakai di cuci sendiri sedangkan setelah makan malam peralatan makan dicucikan oleh mereka yang piket

Asrama putri mempunyai program kegiatan sebagai berikut:  

  1. Kegiatan Mingguan
  2. Minggu I (Penyegaran Rohani)
    1. Mulai pukul 9.00-10.00 Katakese
    2. Selesai katakese untuk urusan pribadi (cuci sepatu, kaus kaki, membersihkan dan merapikan kamar tidur masing-masing dan lain-lain).
    3. setelah selesai makan pukul 12.00 boleh keluar sampai dengan pukul 16.00
    4. Pukul 18.00 – 19.00 ada doa bersama dan dilanjutkan dengan persiapan bacaan (kitab suci).
  3. Minggu II (Minggu Bebas)
    1. Mulai pukul 08.00 – 16.00 boleh keluar. Sebelum berpergian, sepatu, kaus kaki, kamar tidur, dan lain-lain yang sifatnya pribadi sudah dalam keadaan bersih dan rapi. Apabila ditmukan tidak bersih dan rapi oleh pembina akan mendapatkan sanksi. Yang bersangkutan selama satu bulan (1 bln) tidak boleh ikut keluar (tidak boleh ikut minggu bebas).
    2. Pukul 18.00 – 19.00 Doa bersama dan persiapan bacaan (Kitab Suci)
  4. Minggu III (Olah Vokal/Latihan Koor)
    1. Semua warga asrama harus mengikuti kegiatan ini mulai pukul 09.00 – selesai.
    2. Selesai makan siang boleh keluar sampai pukul 16.00.
    3. Pukul 18.00 – 19.00 Doa bersama dan persiapan bacaan (Kitab Suci).
  5. Minggu IV (Jalan Sehat)
    1. Semua warga asrama Misa Sabtu sore pukul 16.30 di Gereja Katedral Paroki Ijen.
    2. Pukul 05.00 berangkat dari asrama menuju Jalan Ijen untuk olahraga bersama
    3. Selesai sarapan bersih-bersih (keperluan pribadi)
    4. Boleh bebas  setelah makan siang pukul  12.00 – 16.00
    5. Pukul 18.00 – 19.00 Doa bersama dan persiapan bacaan (Kitab Suci).
  6. Minggu V (Rekreasi terpimpin)
    1. Semua warga asrama diminta untuk kreatif menyumbangkan kebolehannya ( Malam Minggu )
    2. Boleh keluar dengan catatan semua tanggung jawab pribadi sudah beres dan sampai pukul 16.00
    3. Pukul 18.00 doa bersama dan persiapan bacaan(Kitab Suci) langsung dengan pendalaman Kitab Suci.
  7. Kegiatan Bulanan:
    1. Setiap bulan ketiga diadakan rekoleksi.
    2. Tiga bulan sekali diadakan pertemuan (evaluasi mengenai semua kegiatan dan hidup bersama).
    3. Setiap ada hal-hal yang ingin di bicarakan bersama, seperti mengenai kehidupan sehari-hari bersama diadakan Heart to Heart ( koreksi persaudaraan dengan tujuan mengakrabkan seluruh anggota asrama dan menyelesaikan masalah-masalah yang menyangkut kebersamaan).
    4. Merayakan bersama hari ulang tahun anggota asrama.
  8. Kegiatan Tahunan:
  9. Pembinaan awal untuk siswi baru ( Kelas X )
  10. Live In ( ke Biara )
  11. Retret
  12. Rekoleksi
  13. Rekreasi
  14. Olah Raga bersama dengan anak-anak asrama putra.

Suster-suster Pasionis yang pernah mengelola dan mendampingi anak didik Asrama Putri Bondowoso 22, yaitu:

  1. Sr. Plasida Rosliana, CP ( 2011 – sekarang)
  2. Sr. Yohana Matu, CP (2011 – 2013)
  3. Sr. Dominika Dawani, CP (2013 – 2014)
  4. Sr. Antina Yeyen, CP (2014 – 2015)
  5. Sr. Yuliana Jaimut, CP (Pertengahan 2015 – 2016)
  6. Sr. Yohana Barek, CP (Yang akan memulai 2016)

Jumlah siswa perangkatan yang menjadi penghuni asrama putri ini:

  1. Tahun 2011 sebagai angkatan pertama berjumlah 6 orang siswa dan ditambah dengan mahasiswa yang dibiayai oleh romo-romo Karmel berjumlah 6 orang dan mereka tinggal di asrama selama 1 Tahun.
  2. Angkatan ke 2 siswa yang masuk berjumla 20 orang
  3. Angkatan ke 3 siswa yang masuk berjumlah 19 orang
  4. Angkatan ke 4 siswa yang masuk berjumlah 7 orang
  5. Angkatan ke 5 siswa yang masuk berjumlah 25 orang
  6. Angkatan ke 6 siswa yang masuk berjumlah 16 orang

Jumlah anak yang masuk setiap angkatan di terima sesuai dengan situasi kamar yang tersedia. Bila ada kamar yang kosong maka jumlah siswa yang diterima akan mengikuti. Apabila ada hal-hal lain yang terjadi terhadap sifat dan tingkah laku anak yang tidak pantas untuk di pertahankan menjadi penghuni di asrama, maka pihak pendamping berhak untuk mengeluarkan anak dengan mengikuti proses-proses yang sudah di sepakati sewaktu anak masuk di asrama. Tujuan menerima anak bukan untuk mencari kuantitas yang banyak tetapi lebih menjadikan sebuah asrama yg mendidik, membina mental dan moral pribadi anak menjadi berkualitas, berguna bagi dirinya sendiri dan berguna juga untuk orang lain pada akhirnya setiap pribadi anak yang selesai menuntut ilmu pengetahuan di SMAK St. Albertus dan selesai juga dibina dan dididik di asrama, mereka bukan saja mendapatkan predikat/ hasil Ijazah yang bagus tetapi terlebih memiliki kualitas pribadi yang lebih beriman, bermoral dan berjiwa yang kuat serta sederhana. Mereka diharapkan bisa menjadi pribadi yang memiliki ciri khas yang beda dari mereka yang tinggal diluar. Anak-anak yang keluar dari asrama diharapkan akan menjadi pribadi yang setia, sabar, sederhana, tangguh, kuat dan berjiwa sosial, solider dan toleransi.

Pada tahun 2024 Asrama Putra St. Albertus yang beralamat Kurinci 22 pindah ke Asrama Jalan Talang 3 dan 5. Gedung asrama putra, Jalan Kurinci 22 direnovasi dan ditata ulang. Setelah direnovasi gedung asrama putra dialihkan menjadi asrama putri sebagai tambahan unit Asrama Putri St. Edith Stein yang terletak Jalan Bondowoso Dalam 22. Jadi siswi SMAK St. Albertus yang akan masuk asrama putri bisa memilih asrama unit 1 (Jalan Bondowoso) atau unit 2 (Jalan Kurinci).